Rumus Empiris dan Rumus Molekul
Rumus empiris
Rumus empiris merupakan rumus perbandingan paling sederhana dari atom-atom berbagai unsur dalam senyawa. Rumus empiris dapat ditentukan dari data: (1) macam unsur dalam senyawa (analisis kualitataif), (2) persentase komposisi unsur (analisis kuantitaif), (3) massa atom relatif unsur-unsur yang bersangkutan.
Cara menentukan rumus empiris suatu senyawa
Tampilkan postingan dengan label Kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kimia. Tampilkan semua postingan
Selasa, 04 Januari 2011
Rabu, 27 Oktober 2010
Evolusi Kimia Dimulai dari Atmosfir Purba
Sejak berabad-abad yang lalu hingga sekarang asal usul kehidupan di bumi menjadi bahan perdebatan , sehingga menimbulkan bebrapa pertanyaan antara lain sebagai berikut ;Apakah kehidupan itu ?
Dari manakah asal kehidupan ?
Jawaban yang diberika oleh para ahli bermacam-macam , tetapi belum ada jawaban terakhir yang memuaskan dan dapat diterima semua pihak. Namun bebrapa teori telah mencoba
Dari manakah asal kehidupan ?
Jawaban yang diberika oleh para ahli bermacam-macam , tetapi belum ada jawaban terakhir yang memuaskan dan dapat diterima semua pihak. Namun bebrapa teori telah mencoba
Selasa, 26 Oktober 2010
Dekomposisi Amonium Dikromat : Reaksi Vulkanik
A. Landasan teori.
Apakah Anda pernah berpikir mengenai banyaknya perbedaan dari jenis-jenis polimer yang dibentuk? Polimerisasi merupakan suatu jenis reaksi kimia dimana monomer-monomer bereaksi untuk membentuk rantai yang besar.
Dua jenis utama dari reaksi polimerisasi adalah polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. Jenis reaksi yang monomernya mengalami perubahan reaksi tergantung
Apakah Anda pernah berpikir mengenai banyaknya perbedaan dari jenis-jenis polimer yang dibentuk? Polimerisasi merupakan suatu jenis reaksi kimia dimana monomer-monomer bereaksi untuk membentuk rantai yang besar.
Dua jenis utama dari reaksi polimerisasi adalah polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. Jenis reaksi yang monomernya mengalami perubahan reaksi tergantung
The Mercury Beating Heart
Landasan teori.
Jantung berdetak merkuri merupakan reaksi elektrokimia dari unsur merkuri untuk besi dan elektrolit. Reaksi observeable menunjukkan efek dari lapisan non-homogen ganda listrik Hal ni sering digunakan sebagi demonstrasi kelas.
Pada percobaan tetesan merkuri ditempatkan dalam kaca arloji, tenggelam dalam sebuah elektrolit seperti asam sulfat yang mengandung agen oksidasi
Jantung berdetak merkuri merupakan reaksi elektrokimia dari unsur merkuri untuk besi dan elektrolit. Reaksi observeable menunjukkan efek dari lapisan non-homogen ganda listrik Hal ni sering digunakan sebagi demonstrasi kelas.
Pada percobaan tetesan merkuri ditempatkan dalam kaca arloji, tenggelam dalam sebuah elektrolit seperti asam sulfat yang mengandung agen oksidasi
Kinetika Reaksi Trafict Light
A. Landasan Teori
Teori kinetika molekul gas menyatakan bahwa molekul gas paling bertumpukan satu sama lainnya, reaksi kimia berlangsung sehingga akibat dari tumbukan antara molekul-molekul yang beraksi. dari teori tumbukan dari teori kinetika kimia. Maka kita perkirakan laju reaksi akan berbanding lurus dengan banyaknya tumbukan molekul, atom berbanding lurus dengan frekuensi tumbukan molekul
Teori kinetika molekul gas menyatakan bahwa molekul gas paling bertumpukan satu sama lainnya, reaksi kimia berlangsung sehingga akibat dari tumbukan antara molekul-molekul yang beraksi. dari teori tumbukan dari teori kinetika kimia. Maka kita perkirakan laju reaksi akan berbanding lurus dengan banyaknya tumbukan molekul, atom berbanding lurus dengan frekuensi tumbukan molekul
Reaksi Eksotermik
A. Landasan teori.
Hampir setiap hari kita memanfaatkan perubahan energi. Hamper setiap reaksi kimia selalu melibatkan energi, baik melepaskan maupun menyerap energi misalnya anada melakukan perubahan kimia dalam suatu wadah tersekat sehingga kalor tidak dapat keluar masuk dari sitem. Energi potensial produk lebih dari pada energi potensial rekatan sehinga ketika tejadi reaksi, terjadi
Hampir setiap hari kita memanfaatkan perubahan energi. Hamper setiap reaksi kimia selalu melibatkan energi, baik melepaskan maupun menyerap energi misalnya anada melakukan perubahan kimia dalam suatu wadah tersekat sehingga kalor tidak dapat keluar masuk dari sitem. Energi potensial produk lebih dari pada energi potensial rekatan sehinga ketika tejadi reaksi, terjadi
Reaksi Kesetimbangan
A. Landasan teori
Kesetimbangan adalah prosos dinamis ketika reaksi ke depan dan reaksi balik terjadi pada laju yang sama tetapi pada arah yang berlawanan. Konsentrasi dari setiap zat tinggal tetap pada suhu konstan. Banyak reaksi kimia tidak sampai berakhir, dan mencapai suatu titik ketika konsentrasi zat-zat pereaksi dan produk tidak lagi berubah dengan berubahnya waktu. Molekul-molekul telah
Kesetimbangan adalah prosos dinamis ketika reaksi ke depan dan reaksi balik terjadi pada laju yang sama tetapi pada arah yang berlawanan. Konsentrasi dari setiap zat tinggal tetap pada suhu konstan. Banyak reaksi kimia tidak sampai berakhir, dan mencapai suatu titik ketika konsentrasi zat-zat pereaksi dan produk tidak lagi berubah dengan berubahnya waktu. Molekul-molekul telah
Asam Basa
Landasan Teori
Asam basa menurut Suante August Arrhenius.
Asam adalah senyawa yang dapat memberikan ion hydrogen ( H +) bila dilarutkan dalam air. Asam seperti HCL, HNO3, dan HC2H3O2 denga molekul yang mampu menyumbangkan satu proto kesebuah molekul air disebut asam monoprotik. Karena penyumbangan proton adalah suatu reaksi yang reversible, tiap asam haruslam membentuk basa dengan menyumbang
Asam basa menurut Suante August Arrhenius.
Asam adalah senyawa yang dapat memberikan ion hydrogen ( H +) bila dilarutkan dalam air. Asam seperti HCL, HNO3, dan HC2H3O2 denga molekul yang mampu menyumbangkan satu proto kesebuah molekul air disebut asam monoprotik. Karena penyumbangan proton adalah suatu reaksi yang reversible, tiap asam haruslam membentuk basa dengan menyumbang
Pemurnian dan Pemisahan
Landasan Teori
Rekristalisasi merupakan salah satu cara pemurnian zat padat yang jamak digunakan, dimana zat-zat tersebut dilarutkan dalam suatu pelarut kemudian dikristalkan kembali. Cara ini bergantung pada kelarutan zat dalam pelarut tertentu di kala suhu diperbesar. Karena konsentrasi total impuriti biasanya lebih kecil dari konsentrasi zat yang dimurnikan, bila dingin, maka konsentrasi
Rekristalisasi merupakan salah satu cara pemurnian zat padat yang jamak digunakan, dimana zat-zat tersebut dilarutkan dalam suatu pelarut kemudian dikristalkan kembali. Cara ini bergantung pada kelarutan zat dalam pelarut tertentu di kala suhu diperbesar. Karena konsentrasi total impuriti biasanya lebih kecil dari konsentrasi zat yang dimurnikan, bila dingin, maka konsentrasi
Pembentukan Endapan Putih
Landasan Teori
Dalam kimia, larutan adalah campuran homogen yang terdiri dari dua atau lebih zat. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut (zat) terlarut atau solut, sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lain dalam larutan disebut pelarut atau solven. Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan dalam konsentrasi larutan, sedangkan proses
Dalam kimia, larutan adalah campuran homogen yang terdiri dari dua atau lebih zat. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut (zat) terlarut atau solut, sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lain dalam larutan disebut pelarut atau solven. Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan dalam konsentrasi larutan, sedangkan proses
Minggu, 06 Juni 2010
Biokimia
Biokimia Dulu biokimia dipandang sebagai ilmu fisiologi, kesehatan/pengobatan dan ilmu kimia organik. Semenjak tahun 1980-an Biokimia berkembang dengan pesatnya berkat perkembangan ilmu lain yang mampu menciptakan alat-alat analitik/penera yang sangat peka yang menghasilkan bahan-bahan pelacak isotofik sehingga memungkinkan para ahli untuk lebih mendalami dan dapat menerangkan fenomena-fenomena
Rabu, 23 Desember 2009
Makalah Asal-usul Kehidupan Melalui Evolusi Biologi dan Kimia
A. Latar Belakang
Makalah ini dibuat berdasarkan niat dan sesuai dengan kondisi serta keadaaan dalam kehidupan sekitar. Dimana telah kita ketahui bahwa zaman modern ini mahluk hidup khususnya manusia telah mempelajari berbagai macam ilmu pengetahuan alam. Akan tetapi pada tahap pembelajarannya manusia selalu mendapatkan maslah dan perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang ditelitinya. dalam hal
Langganan:
Postingan (Atom)